Kebanyakan terjadinya problem berasal dari hal-hal yang sepele

Tidakkah kau lihat diriku setiap kukunjungi rumahnya ku temui dia menyambutku dengan baik meskipun keadaannya tidak baik.

   Sesungguhnya hal yang amat disayangkan bahwa banyak hal-hal sepele menimbulkan badai terhadap kesadaran ribuan macam orang, menghancurkan rumah tangga mereka, memecah belah persahaban di antara sesama mereka, dan membiarkan mereka hidup di dunia ini dalam keadaan di rundung oleh kebingungan dan kekecewaan. Dale Carnegie menjelaskan kesudahan parah yang di akibatkan oleh sikap memperturutkan kemauan terhadap hal-hal yang sepele ini melalui keterangan berikut: “Sesungguhnya hal-hal kecil dalam kehidupan rumah tangga bisa saja mencabut kesadaran akal para suami-istri, sehingga berakibat mewabahnya separoh penyakit hati yang di derita oleh semua penduduk dunia.”
  Paling tidak hal-hal kecil tersebut menyebabkan timbulnya berbagai masalah rumah tangga yang telah di tegaskan oleh para ahli, sebagaimana yang dikemukakan oleh hakim Yoseph Sabath, salah seorang hakim Chicago, sesudah melakukan penelitian terhadap 40 ribu kasus perceraian:
“Sesungguhnya anda benar-benar akan menjumpai bahwa hal-hal yang sepele selamanya selalu berada di balik setiap kesengsaraan yang di alami dalam hubungan perkawinan.”

   Frank Hogan, seorang jaksa penuntut di kota New York, mengatakan bahwa sesungguhnya separoh kasus yang di ajukan ke peradilan kriminal mempunyai latar belakang karena hal-hal yang sepele, seperti pertengkaran antar anggota keluarga, hinaan yang sepintas, kata-kata yang melecehkan, atau isyarat yang mengejek.

"Sesungguhnya nikmat paling besar yang harus dipelihara adalah kebaikan manakala dapat memenuhi jiwa dan membahagiakan keadaan..."

No comments:

Post a Comment